Entri Populer

Monday, 24 December 2012

Sukhoi

Senin, 24 Desember 2012 | 06:04 WIB

Ini Obrolan Dalam Kokpit Sebelum Sukhoi Jatuh

lan jet Sukhoi yang diproduksi Rusia pada 2009. Pilot Indonesia itu--KNKT tak bisa mengidentifikasi--mewakili sebuah maskapai yang berniat membeli pesawat.
Saking asyiknya mengobrol, Yablontsev mengabaikan peringatan bahaya di kokpit dan permintaan kopilot Alexandr Kochetkov tentang cuaca. Yablontsev hanya punya 38 detik untuk menghindari tebing Gunung Salak.
Ini obrolan di dalam kokpit sebelum pesawat itu jatuh:
Ketinggian 9.996 kaki
14.26.22
Kochetkov: Tower, Romeo Alfa Three Six Eight Zero One request descend six thousand feet.
I Nyoman Oka Wirana (Pemandu Menara Jakarta Approach Terminal Timur): Six Eight Zero One request say again please.
Kochetkov: Descend to six thousand feet, Three Six Eight Zero One.
I Nyoman: Ok, copied.
14.27.52
Kochetkov: Dark cloud ahead.
Ketinggian 7.770 kaki

14.27.53 – 14.28.00
Yablonstev meminta KochetkovKochetkov bersiap turun ke runway 06 Halim. Ia memerintahkan kopilot memutarkan pesawat lagi sebelum turun ke 6.000 kaki.
Ketinggian 8.740
14.28.13
Kochetkov: Requested to Jakarta approach to make right orbit.
Menara Cengkareng
14.28.21
I Nyoman: Approved orbit to the right, 6.000 feet.
Ketinggian 6.012 kaki
14.28.26 – 14.30.44
Yablonstev mendemonstrasikan kemampuan pesawat menampilkan keadaan sekeliling pesawat. Di monitor hanya terlihat awan tebal. Kochetkov meyakinkan bahwa kadang-kadang monitor hanya menampilkan awan jika sedang terbang. Yablonstev juga menunjukkan cara sistem bahaya bekerja jika ada gunung atau pesawat lain di sekitar. Alat berbunyi, "Terrain."
Yablonstev: "But no problem with terrain, at this moment."
Orang ketiga (Diduga pilot Indonesia): "Ya, it's flat...."
Keduanya mengobrol lagi soal konsumsi avtur Sukhoi. Yablonstev memerintahkan Kochetkov memutarkan jet sekali lagi. Melihat awan gelap merungkup, Kochetkov bertanya apakah akan kembali ke Halim. Karena sedang mengobrol, Yablontsev tak mendengar permintaan itu. Kopilot mesti mengulangnya hingga tiga kali.
Ketinggian 5.997,67 kaki
14.31.55
Yablonstev: We will make approach. Request exit right for approach.
14.31.58 – 14.32.44
Kochetkov menjawab ia akan memberi tahu menara kontrol jika sudah sepenuhnya berputar dan moncong jet mengarah ke Halim. Namun monitor di kokpit tak menunjukkan titik Halim karena awan kian tebal. Yablontsev meminta Kochetkov mengontak menara kontrol untuk minta dipandu mengarah ke Halim. Mereka tak sadar moncong pesawat mengarah ke Gunung Salak.
Ketinggian 6.011,69
14.32.46
Yablonstev: Come on, make request now! Just request quickly.
14.32.47
Kochetkov: Ok.
14.32.48-14.32.50
Sistem peringatan berbunyi "Terrain ahead pull up", diikuti dengan "Avoid terrain".
14.32.51
Kochetkov: What is that?
14.32.52 – 14.32.56
Alarm terus berbunyi hingga enam kali memerintahkan agar pesawat segera dinaikkan.
14.32.58
Yablonstev: Maybe... database.
14.33.19 – 14.33.21
Alat peringatan lain berbunyi "Gear not down" memberi tahu akan terjadi pendaratan namun ban pesawat belum diturunkan. Yablontsev, karena mengira ada masalah database kontur, mematikan alarm. Sistem lain berbunyi menunjukkan bahaya kian dekat.
14.33.23
Kochetkov: What is that?
Yablonstev mematikan semua alarm. Dua detik kemudian, blaar…, pesawat menumbuk dinding Gunung Salak.
Dari: www.tempo.com
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


































Sunday, 23 December 2012

Pantai Bajul Mati



Bulan oktober 2012, untuk kedua kalinya harus ke bajul mati lagi. Nemenin fajar ngambil helm yang ketinggalan. Rencananya hari minggu pagi berangkat, tapi hari sabtunya tiba-tiba badan panas, bisa-bisa tidak jadi berangkat. Akhirnya sabtu sore sudah istirahat biar besoknya bisa jalan-jalan , Pantai bajul mati sendiri berada di sumbermanjing wetan, kurang lebih 58 km dari kota malang. Masih satu garis pantai dengan sendang biru dan pantai gua cina. Perjalanan yang di butuhkan kira-kira 2 jam.

Pantai Bajul Mati

Friday, 21 December 2012

Sejarah

Handphone atau yang disebut telepon seluler atau hp atau ponsel, apapun namanya merupakan alat komunikasi yang sudah mulai menjamur, dan berkembang pesat berbagai macam tipe dengan kelebihan masing-masing. Mulai dari yang cuma bisa sms dan telpon saja, sampai ada yang bisa untuk nyetel lagu, video, browsing. Dari yang monochrome sampai layar sentuh, sampai ada yang disebut smartphone. Dan pabrikan hp membuat spesifikasi untuk memanjakan para pengguna hp.
Dan karena banyaknya jenis dan spesifikasinya, para pengguna hp bisa bebas untuk memilih hp sesuai dengan keinginannya. Ada yang membeli hp asal bisa buat sms dan telpon saja, bisa sambil kuat dengerin musik, ada yang bisa sambil browsing cepat, untuk foto, untuk gaya juga ada, terserah dari masing-masing orang. Menyesuaikan dengan budget masing-masing tentunya.
Begitu juga dengan saya sendiri. Gonta ganti hp lebih dari 3 x, bukan karena pingin gaya, tapi nyicil hehe. Karena uangnya tidak cukup untuk membeli hp yang sesuai dengan keinginan, akhirnya nyicil dari hp yang jelek dulu. Beberapa hp yang pernah mampir di tanganku:
1. Nokia 3310
Pertama kali punya hp, sekitar tahun 2006, saat awal-awal masuk kuliah. Itu pun karena dapat warisan dari bapak ku hehe. Aku punya hp ini saat baru masuk kuliah. Seneng rasanya punya hp, mesklipun cuma bisa sms dan telpon saja, alhamdulilah. Pertama kali provider yang aku pakai adalah telkoms*el, lupa berapa harganya saat itu, tapi baru di pakai sehari langsung habis pulsanya. Mahal untuk ukuran mahasiswa baru hihi. Akhirnya beli no lagi, dan aku pakai sampai sekarang, yaitu x*l.
Kurang lebih 1 tahun megang hp ini, tapi karena kakakku tidak ada hp, akhirnya hp ini aku hibahkan ke kakakku, dan aku dapat warisan dari bapakku (lagi) hihi.
2. Nokia 6020
Dapat warisan (lagi) dari bapak ku, masih nokia, tapi sekarang ada kameranya mskipun masih vga, bisa nyimpen nada dering aj, bisa nyimpan sms lebih banyak. Masih standar tapi alhamdullilah. Hp ini menemaniku. Dari sekitar tahun 2007 sampai tahun 2009, cukup lama sama hp ini.
3. Cross x
Sekitar akhir tahun tahun 2009, di wariskan lagi (lagi). Hp cross x warna kuning, dual sim, touch screen. Ada memory cardnya, bisa nyimpen mp3, tapi kameranya lebih bagus dari hp yang sebelumnya. Hpnya gampang ngedrop, maklum hp batangan, cuma hp saja tidak ada chargernya. Akhirnya bateranyai hamil jadi tambah ngedrop. Oh iya, hp yang sebelumnya aku kasih ke ibukq.
4. Nokia 5310 Ekspres Music
Karena gampang ngedrop akhirnya ganti hp lagi, dapat warisan (baca: akhirnya beli sendiri hp), dapat beasiswa, beli Nokia 5310 express music warna merah. Hp terbagus yang aku miliki setelah gonta ganti hp hehehe. Kameranya sudah megapixel, bisa nyetel video, resolusinya bagus, bluetooth. Browsing juga bisa enak. Tapi permasalahannya sebulan sekali harus ngeflash. Karena habis dari dual sim ke one sim, akhir e beli hp lagi, hp biasa nokia 1220.
5. Samsung GT B 3310
Dapat beasiswa (lagi) untuk beli hp (lagi). Karena harus ngeflash terus, akhirnya beli samsung slide GT B 3310 Lucu saja beli hp yang slide hihi. Tidak jauh beda speknya dari yang lama, cuma slide trus bisa di kasih pasword kalau mau buka folder. Ada aplikasi facebook gratis juga untuk x*l. Ada hp ini dari akhir 2010 sampai awal 2012. Hp nokia 1220 masih ada.
6.  8520
Ini gadget yang paling terbagus yang aku punyai diantara yang lain. Semua pasti sudah tau keunggulannya apa, meskipun sempat hilang akhirnya aku beli lagi dengan tipe yang sama cuma warnanya yang ganti item. Bisa menyinkronkan semua sosmed yang aku punya menjadi keunggulan tersendiri, apalagi setelah bisa upload ke blog dari bb, lengkap dah.
Perjalanan hp yang menemani ku, orang ganti hp pasti dengan tujuan masing-masing, dan terakhir jangan menilai seseorang dari hpnya yaaaa ^^
Malang, 21 Desember 2012
Novan RP

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!










Tuesday, 18 December 2012

Kendaraan

Beberapa hari ini kalau ke universitas brawijaya, apa lagi di sepanjang jalan Samanta Krida pasti mendapati sesuatu yang beda dari biasanya. Biasanya jalannya aspal, sekarang berubah menjadi tanah dalam hitungan hari. Bukan karena ada gempa atau karena rusak, tetapi habis di bongkar. Bukan dengan tenaga manusia, karena kalau pakai tenaga manusia pasti membutuhkan waktu yang lama.

Jalannnya di bongkar dengan kendaraan alat berat, yakni excavator. Dengan kendaraan ini bisa membongkar aspal dengan mudah dan cepat. Sebenarnya banyak sekali kegunaan excavator, biasanya di gunakan di daerah tambang untuk mengeruk tanah, juga untuk memuat tanah,menghancurkan batu dan sebagainyam

Kalau berkeliling Universitas Brawijaya, pasti akan menemukan lebih dari 1 alat berat, maklum di UB lagi musim membangun hehe. Di mulai dari belakang Guest House UB, di belakangnya sedang ada proyek, ada yang bilang mau di buat kolam renang, ada yang bilang meluaskan Guest House. Alat berat yang ada terdiri dari excavator yang kecil 1, crwler crane 1, alat berat untuk mengebor tanah ada 2.

Pavingisasi di sepanjang jalan Samanta Krida menggunakan 2 buah excavator yang gede, alat perata tanah yang di lengkapi vibrator, alat perata tanah dengan 3 roda. Di gedung PTIIK yang baru ada 1 alat pengebor tanah, sedangkan tower crane di UB ada 2 yakni di FEB dan di Fapet.

Bayangin bisa nyetir salah satu alat berat haha


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Monday, 17 December 2012

RELOKASI

Tempat ini penuh dengan kenangan, sebagian sejarah ku ada di sini, perjalanan hidup ku melewati tempat ini.
Tempat ini seperti bangunan yang lainnya, ada tembok, genteng, pintu, jendela, lantai, kamar mandi, halaman belakang. Di dalamnya juga ada tv, lemari,meja, karpet, aquarium juga ada. Alat-alat latihan juga ada. Cukuplah kalau cuma untuk berlindung dari terpaan panas, hujan, angin. Ya tempat ini adalah sekber UKM Merpati Putih Universitas Brawijaya.
Dengan menempati kavling 8, pertama kali aku menginjakkan kaki di tempat ini sekitar awal tahun 2007, pertama kali daftar jadi anggota MPUB. Awal-awal masih malu-malu, maklum di tempat baru, tapi lama kelamaan akhirnya sering ke unit waktu setelah kuliah, nunggu jam kuliah selanjutnya. Apa lagi ada yang jualan di depannya unit, ada soto, mie ayam, es degan, ma lalapan, kalau laper tinggal pesan. Sekitar tahun 2008, akhirnya jadi penghuni, karena ada sesuatu hal akhirnya tidur unit juga, meneruskan jejak mas eros hehe.
Jadi penghuni, jadi saksi orang yang datang, lalu pergi. Liat unit dari rame sampai tidak ada orang, penghuni terakhir waktu anak-anak mudik pulang kampung, ketemu banyak orang, jadi Ketum, di siksa waktu malam-malam pas ultah, dan banyak lagi. Itu jamanku, memori dari alumni-alumni MPUB pasti lebih banyak dan menarik.
Di tahun 2012, memori itu berhenti, bukan karena alam, tetapi karena digusur sama pihak rektorat. Entah apa alasannya, akhirnya unitas harus di kosongkan pada tanggal 26 Oktober, setelah di kosongkan akan segera di robohkan. Unitas sendiri di relokasi sementara (menurut perhitungan ku ± 10 tahun) di rusunawa. Tempatnya ada di belakang unit. Dan untuk MP ada di lantai 4 hehe.
"Unit boleh pindah tapi semangat tidak boleh pindah"

NB: jadinya di blog gmn y, tanpa edit paragraf dll, tp semoga masih bisa di baca.
Ukm kav.8, 17 Desember 2012

novan rp

Foto: dr hpnya mas sony yg d upload di fb mpub
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Tes2

.͡▹​ tes kedua..
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Sunday, 30 September 2012