Entri Populer

Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts

Saturday, 31 March 2018

PREMCORP TRANSPORTATION

ENJOY YOUR COMFORT LUXURIOUS TRAVELLING WITH PREMCORP TRANSPORTATION


PREMCORP TRANSPORTATION hadir dikota Malang bukan hanya sekedar layanan jasa transportasi namun kami ingin berikan pengalaman penuh kesan bagi anda dan keluarga dalam perjalanan anda bersama armada dan team kami yang akan melayani anda dengan service terbaik

LAYANAN PENUH KEMEWAHAN KENYAMANAN DAN PROFESIONALITAS kami antara lain adalah

1 Armada kami merupakan mobil-mobil keluaran terbaru dengan berbagai pilihan sebagai berikut
• Daihatsu Xenia Sporty 2017 warna putih
• ‎Daihatsu Sigra 2018 warna silver
• ‎Honda Mobilio 2017 type E warna putih
• ‎Toyota Avanza 2016 seri G warna putih
• ‎Toyota Veloz 2016 warna hitam

2 Kenyamanan interior dengan kursi penumpang yang nyaman dan luas dilengkapi alunan musik dan tayangan televisi di dalam mobil

3 Sopir yang handal dan professional penuh keramahan kesabaran dan ketangkasan untuk menghantarkan anda ke tempat tujuan

4 Kedisiplinan dan ketepatan waktu karena kami sangat paham betapa berharga waktu anda

5 Rute yg kami pilih adalah rute terpendek dan jarak tempuh yg singkat untuk menjaga stamina anda di perjalanan dan menghargai kepentingan anda

 LETS KEEP ON DOING GOOD

Kontak WA for detail service
085334066969 / 085234273665

Doa penuh cinta dari kami Tim PremCorp Transportation
PT Prematura Korps Syandana

#KamiCariBERKAHBukanCumaRupiah
#HARAMRekayasa


Tuesday, 26 April 2016

Menjelajahi Museum Malang Tempo Doeloe

   Setiap ulang tahun kota Malang, seringkali ada Festival Malang Tempo Doeloe, tapi sudah tiga tahun ini sudah tidak di adakan lagi. Dan baru-baru ini mendengar kalau di Malang ada Museum Tempo Doeloe, karen adiknya cinta mau ikut duta pariswisata kota malang, yang salah satunya membuat review tentang museum yang ada di kota malang. Salah satu yang di review yakni Museum Malang Tempo Doeloe. Museum Malang Tempo Doeloe bertempat di Jalan Gajah Mada 1, tepat di belakang Balai Kota Malang.Kalau dari stasiun Kota Baru, ke arah Alun-Alun Tugu, belok kiri ke arah jalan antara DPRD Kota Malang dan Balai Kota Malang, terus belok kanan. Jangan di bayangkan Museum Malang Tempo Doeloe bangunan tua, tapi bangunan yang modern, tiketnya cuma Rp. 15.000 buka tiap hari dari jam 08.00 sampai jam 17.00. Museum Malang Tempo Doeloe berisi wahana dari sejarah Malang pada masa 1,5 juta tahun lalu, masa kerajaan, masa kemerdekaan dan sebagainya.

   Pertama kita ke Museum Mpu Purwa dulu, mengisi formulir pendaftaran duta pariwisata, selanjutnya langsung menuju ke Museum Malang Tempo Doeloe, lanjut ke Museum Bentoel. Setelah dari jalan Soekarno Hatta langsung ke Jalan Gajah Mada, karena hari jumat, aku sholat jumat dulu, mega dan adik-adiknya ke Museum Malang Tempo Doeloe, adik-adiknya ikut karena bertepatan dengan hari libur. Setelah sholat di masjid Jendral Ahmad Yani, setelah sholat langsung ke Musem Malang Tempo Doeloe. Setelah bayar tiket masuk, langsung masuk, karena gak bawa hp, jadi langsung masuk, gak sempat lihat-lihat wahana, baru ketemu di wahana zaman proklamasi, setelah ketemu, ngajak cinta lagi menjelajahi Museum Malang Tempo Doeloe dari awal.
Museum Malang Tempo Doeloe
Contoh penggalian Total Klasik di Jawa Timur

Sunday, 17 April 2016

Studio Alam TVRI Depok

   Jalan-Jalan ke Studio Alam TVRI Depok

 
   Jalan-jalan kali ini kita menuju Studio Alam TVRI Depok, ternyata deket dengan rumah, 4 KM kalau lewat jalan KSU/Pemancar RRI, waktu berangkat lewat Jalan Boulevard Grand Depok City ternyata muter. Studio Alam TVRI Depok sendiri berada di jalan Raden Saleh Sukmajaya Depok, 1 km dari rumah sakit HGA (Hasanah Graha Afiah). Dulu menjadi tempat syuting film Rumah Masa Depan dan Aku Cinta Indonesia. Dengan luas sekitar 30 hektar, Studio Alam TVRI Depok terdiri dari 19 rumah adat, kemarin waktu kesana juga ada rumah yang baru di bangun dan rumah yang terbengkalai, atau memang di  buat seperti itu untuk kepentingan syuting film. Ada danau di sebelah kiri pintu masuk, kemudian ada lapangan tenis dan baru tahun 2001 di buka untuk kepentingan umum dan syuting film atau sinetron baik oleh TVRI atau TV swasta.
   
   Tanggal 10 April kemarin, cinta ulang tahun, jadi cari tempat buat jalan-jalan. Rencananya cuma lari pagi saja, entah di UI atau di CFD di Grand Depok City, ehm pertamanya mau ke air panas di bogor, tapi jauh, karena masih banyak tugas jadi gak jadi, searching di internet, wisata alam yang deket di depok, ternyata ada Studio Alam TVRI. Jadi di depok bukan hanya Mall dan apartemen, ada wisata alam. Pagi hari, setelah bersiap-siap kita langsung berangkat, rencananya langsung lari saja ke sana, tapi takut salah jalan malah jauh akhirnya naik motor.
Studio Alam TVRI Depok
Pintu masuk setelah pembayaran tiket masuk

Tuesday, 5 April 2016

Berendam di Air Panas Cangar Batu



Berendam di Air Panas Cangar Batu

Kota Batu yang berhawa dingin, juga mempunyai sumber air panas alami, yakni Pemandian Air Panas Cangar, terletak di kawasan Hutan Raya Soeryo, di kaki Gunung Welirang, sumber belerang yang membuat airnya panas. 14 km dari hotel selecta, jadi rutenya cukup mudah, dari alun-alun kota batu ke arah barat, ke arah tempat wisata selecta, lampu merah pertama belok kanan, ada papan penunjuk arah, 6 km lagi tempat wisata selecta, jalanan mulai naik, tapi masih ada perkampungan, 13 km dari tempat wisata selecta baru sampai ke pemandian air panas cangar. Kalau jalan terus, nanti bisa tembus ke Pacet Mojokerto
        Biasanya, sebelum ke Cangar, berburu sunrise dulu di Paralayang, berangkat habis subuh, lihat sunrise, turun, ngopi dulu payung, payung ini tempat makan, ngopi, di sepanjang jalan menuju pujon, viewnya bagus kalau malam hari, habis ngopi, turun lagi, terus mandi air panas di cangar. Sudah sering ke cangar, tapi kali ini spesial ada cinta. Kita ke cangar, 3 hari sebelum nikahannya kakanya mega, dan 4 hari sebelum kita ke Jakarta. Rencananya mau ke Hawaii Water Park Malang, tapi waktu lihat antrian masuknya sampai ke jalan, akhirnya kita memutuskan cari tempat lain yang bisa berenang, soalnya udah bawa baju renang, akhirnya kita ke cangar.

Pemandian air panas cangar
Sebelum pintu masuk atas, banyak yang jualan di kiri dan kanan

Sunday, 21 February 2016

Perjalanan ke UI-UGM hari keempat (part VI) (Tamat)

   Sampai di stasiun lempuyangan, jam 5.30, hari minggu. Senin baru ujian di UGM, jadi hari ini kita jalan-jalan. Setelah sibuk mengurus ini dan itu di UI, saatnya santai sejenak. Rencananya barang-barangnya di titipin di kos temennya mega,baru kita jalan.
   Pertama kita nyari halte trans jogja, waktu tanya orang sih deket, deketnya stadion. Akhirnya jalan, di deketnya stasiun ada tempat, tapi cuma untuk nurunin penumpang. Akhirnya jalan terus,ketemu stadion, jalan terus akhirnya dari jauh kelihatan. Iya deket kalau naik motor, kalau jalan cukup deket tapi bisa untuk mengeluarkan keringat. Sampai halte trans jogja, terus nunggu bisnya datang.
Lempuyangan,Jogja
Jogja,Kami datang

Tuesday, 2 February 2016

Perjalanan ke UI-UGM hari ketiga (part V)

  Setelah dari monas, muter-muter lagi naik bis. Jalan lagi ke pintu gerbang yang ada halte bis wisata. Nunggu kurang lebih 15 menit, pinginnya sih naik bis yang beda, ternyata naik bis yang sama tadi. Tapi sekarang kita rencana muter-muter, yang inget muter bunderan HI,terus muter,entah jalan apa, terus berhenti di stasiun juanda.
   Berhenti di halte Masjid Istiqlal, terus jalan ke Stasiun Juanda, ternyata di Stasiun Juanda, ada museumnya juga. Isinya tentang poster sejarah stasiun krl di jakarta, dari awal sampai renovasi terakhir. Setelah lihat-lihat, langsung pesen tiket buat ke Tebet, ke mbk fika,ngambil barang terus ke stasiun pasar senen. Kereta yang ke jogja berangkat jam 21.00. Setelah sampai di rumahnya mbk fika,beres-beres, habis maghrib berangkat lagi.
   Beli tiket commuter line tujuan pasar senen, tapi nanti kita turun di manggarai,oper ke jatinegara, langsung ke pasar senen. Waktu naik kereta ke manggari, masih banyak tempat duduk, baru waktu oper ke jatinegara,selalu penuh,soalnya kereta yang ke bekasi selalu penuh penumpang,apa lagi di jam sibuk. Tapi bisa naik juga,cuma bentar, gak sampai 5 menit sudah di jatinegara.

Saturday, 12 December 2015

Perjalanan Ke UI dan UGM Hari Ketiga (Part IV)


   Bangun-bangun sudah sepi, gelap, cuma ada om ku yang tidur di samping ku. Ternyata sudah pagi, sekitar jam 4 pagi. Sepertinya setelah makan langsung ketiduran. Dulu waktu pertama kali kesini waktu SMA, sudah banyak yang berubah. Apalagi disekitar rumah Om ku ini. Dulu masih pekarangan di depan dan kiri, sekarangg sudah diratakan mau dibangun Ruko,eh kalau di malang pasti ada lahan dikit dijadikan ruko hehe. Kalau ditempat Om ku ini rencananya mau dibikin perumahan. Pohon-pohonnya di tebang semua, jadi agak panas, beda dengan dulu. Apalagi waktu proses pembangunan, banyak truk hilir mudik tiap hari, bikin jalan jadi rusak.
   Oh iya, semalam masih ada Mega, sekarang kok udah gak ada, apa dia menghilang, atau mimpi, ya ternyata dia tidur di kamar. Habis mandi, sarapan, ngobrol-ngobrol sama tante, sudah lama gak ke Malang waktu Idul Fitri. Terakhir tahun 2014, itu pun cuma Om sama ponakan, tante udah lama gak malang. Sekitar jam 8 siap-siap sambil nunggu om nganter anaknya kuliah. Nanti kita diantar naik motor, gak bonceng tiga lagi, sama dek Nurul. Anaknya om ada 4, Nurul, Annisa, Ulfa, Rahmat. Makanya waktu nyampai sini ditanyai udah ketemu berapa orang hehehe.
   Oke, setelah semua urusan selesai, saatnya untuk refreshing. Saatnya jalan-jalan, tapi mampir dulu ke Tebet, nitip barang-barang. Jam 9 om Yudi sudah sampai, dan diantar naik motor ke stasiun UI. Kalau naik motor, gak terlalu lama, sekitar 45 menit, tapi lewat gang-gang rumah. Habis pamitan, langsung beli tiket tujuan Tebet. Habis dari stasiun tebet masih naik Bajaj lagi, kalau gak salah menteng dalam.
Monas

Monday, 16 November 2015

Perjalanan Ke UI dan UGM - Hari Kedua (Part III)

     Selama perjalanan ditemani film dan musik yang tersaji di layar tv, kalau bangun nontin, tidur, bangun lagu gak tau sampai mana cerita filmnya. Akhirnya sampai juga di Stasiun Jatinegara jam 04.03 WIB, Kantor LPDP sebenarnya lebih dekat kalau turun di Stasiun Pasar Senen, tapi rencananya naruh barang-barang di saudara. UI lebih deket sama saudara ku di Depok, tapi dihubungi gak bisa yang ternyata salah nomor, keselip satu nomor.
   Setelah turun dari kereta, cari tempat duduk, ternyata banyak yang nunggu di Stasiun, entah nunggu jemputan,nunggu pagi. Mereka yang sampai duluan, pasti lebih lama  nunggu disini. Sambil nunggu, ngisi perut dulu biar enak. Akhirnya beli di Indomaret, mie sama kopi, yang anget-anget. Sambil makan sambil rundingan, akhirnya langsung ke LPDP dulu baru ke UI, biar capeknya sekalian. Akhirnya naik KRL ke Stasiun Pasar Senen, beli tiket dulu terus nunggu KRL. Dulu pernah naik KRL waktu ada pertandingan di Bogor, jadi sedikit banyak hafal rutenya.
    Juga di cek lewat google maps, gak terlalu jauh dengan Stasiun Pasar Senen. Keretanya berangkat dari Jatinegara, jadi banyak tempat duduk yang masih kosong. Tujuan Pertama kantor LPDP, sekitar 4 stasiun dari Jatinegara. Sampai di Stasiun Pasar Senen, cari makan dulu, biar ada tenaga untuk muter-muter. Disepanjang pintu keluar gak ada yag jualan nasi, tapi diseberang, baliknya parkiran mobil ada tulisan berbagai macam makanan. Sepertinya yang jualan ada di situ semua. Gak jauh, cuma di belakangnya parkiran  mobil. Nyari warung, yang cocok cuma rawon aja, yah cukup lah untuk mengisi tenaga buat muter-muter mengurus kuliah.

Wednesday, 23 September 2015

Perjalanan ke UI dan UGM- Hari Pertama (Part II)

   Kamis pagi masih berangkat ke kantor, udah izin setengah hari sama libur jumat dan sabtu. Tas ku, ku taruh di Mega biar diisi barang-barang yang dibawa. Aku cuma bawa celana panjang satu, baju 2, cd 1, alat mandi. Gak bawa barang banyak soalnya cuma nganterin aja ke UI (rencananya gitu). Habis naruh tas langsung berangkat. Jam 11.30 pulang, tapi di jalan rasanya kok motorku bannya gembos. Tapi sepertinya bocor, akhirnya kubawa ke tukang tambal ban. Ku tambah angin aja dulu, siapa tau kuat sampai rumahnya Mega. Tapi ternya berapa ratus meter dari tukang tambal ban, bannya gembos lagi. Berarti beneran bocor. Tapi sudah jam 12.00, kalau ditambal takut telat, soalnya naik KA dari Stasiun Pasar Turi. Untung yang bocor ban depan, motor agak kenceng gak berasa. Tapi waktu belok mesti hati-hati.
   Tapi lama-lama agak sulit bawa motornya, akhirnya pelan-pelan. Semoga velgnya gak bengkong. Dari jalan veteran ke sawojajar sentani dalam, lancar tanpa hambatan. Semoga bannya juga gak kenapa-kenapa. Langsung ke kos ngambil tiket, kerumahnya Mega. Dijalan sudah ku telpon kalau ban ku bocor, akhirnya makai motor masnya Mega. Sebelum berangkat ngecek barang-barang yang mau dibawa, terutama berkas-berkas yang harus dibawa ke UI dan UGM. Setelah semuanya lengkap, akhirnya berangkaaattt. Travelling pertama kita keluar provinsi ber-2.

Monday, 20 April 2015

Wisata Baru di Malang, Tubing di Ledok Amprong

    Tubing, ada yang sudah tau apa itu tubing?tubing adalah singkatan dari Tube Rafting, main rafting yang menggunakan ban, jadi bisa dilakukan oleh seorang, gak perlu harus berkelompok. Serunya tubing kita sendiri yang ngatur arah ban, mau belok kakan apa kiri, hindari batu, melewati jeram. Setelah searching di google, di malang ada tempat yang bisa untuk tubing, tempatnya di aliran sungai yang berasal dari air terjun coban pelangi. Jadi habis lihat air terjun, turun kebawah, langsung olahraga tubing.
Ayo bermain tubing,mantab broohh

Sunday, 8 February 2015

Paralayang, Omah Kayu, Batu

  Gak bosen ke Paralayang, apa lagi ada Omah Kayu

    Entah sudah beberapa kali ke paralayang, mulai tahun 2008 sama anak-anak MPUB, berangkat setelah subuh, lihat sunrise, ngopi di payung terus lanjut berendam ke Pemandian air panas Cangar. Setelah itu juga sering sama dia, jalan-jalan yang menenangkan hati. Daripada ke ranukumbolo yang butuh persiapan, menenangkan hati cukup sedia motor, bensin, uang parkir, maka alam akan tersaji di depan mata.
   Terakhir ke paralayang sekitar tahun 2013 awal, waktu masih sama dia. Setelah dia lulus, pulang kampung dan ke jakarta sudah jarang ke paralayang. Anak-anak beberapa kali ngajak tapi aku gak ikut :D. Apalagi setelah kejadian bulan November 2014 di kereta Majapahit, ke paralayang sepertinya menyesakkan dada. Tapi hidup harus tetap berlanjut, akhirnya ada kesempatan untuk ke paralayang, juga ada wahana baru namanya Omah Kayu, yang bersebelahan dengan Paralayang. Akhirnya hari minggu berangkat ke Omah kayu tapi mampir ke Paralayang dulu.

Paralayang - Omah Kayu

Thursday, 29 January 2015

Stasiun Pasar Senen, tempat bercabangnya Kereta

   Akhirnya sampai Stasiun Pasar Senen, tapi karena waktunya mepet dan belum sempat cetak tiket akhirnya buru-buru. Deni juga belum pesen tiket, dan semoga masih ada. Deni sempat ku tanyain, kalau tiketnya habis mau nginep di stasiun baru pulang besok. Yang masih teringat, saat itu tempat parkirnya masih di renovasi. Jarak dari pintu keluar KRL ke loket dan tempat cetak mandiri cukup jauh, kira-kira 50 meter. Jangan takut tersesat karena ada petunjuk jalannya.
   Setelah ketemu loket, deni beli tiket dulu, sedangkan ku masih ke ruang tunggu, karena di situ ada mesin cetak tiket mandiri. Di sebelah kanan ada kursi untuk tempat duduk, sedangkan di ujung sebelah kiri, terdapat mesin cetak mandiri, cukup banyak, ada 5 buah mesin cetak mandiri. Gak perlu antri terlalu lama, langsung bisa cetak sendiri. Nah setelah ini yang membuat  panik, antara menunggu, cari baru, atau tidur di stasiun...

Thursday, 8 January 2015

Perjalanan Naik KRL

   Akhirnya selesai juga kejurnas IPB open 2014, begitu banyak cerita yang terjadi di sini. Dan cerita itu harus berakhir dan meninggalkan kenangan yang banyak. Minggu pagi, setelah bangun pagi dengan malasnya, mandi, sarapan, packing. Jam 13.00 benar benar meninggalkan kontrakan, kita nyewa angkot untuk ke stasiun bogor, cukup banyak angkot buat di carter. Tidak butuh waktu lama, setelah dapat angkot kita langsung bergerak ke stasiun. Begitu jalan, kluar dari IPB, kita langsung disambut sama macet, untung sopirnya kreatif, begitu macet langsung balik arah, nyari jalan tikus.
   Setelah melewati jalan kecil yang aku gak tau itu dimana, kurang lebih 30 menit akhirnya sampai juga, belum sampai di stasiun, sampai di terminal. Angkotnya gak berani masuk ke dalam kota makanya di oper. Yang lucu, begitu kluar angkot, ayu langsung muntah, sepertinya dia mabuk heheheh. Naik angkot kedua, sudah lewat di jalan besar, cuma 10 kenit menit sudah sampai di stasiun bogor.
Fotoku hilang :(

Thursday, 20 November 2014

Pantai Nganteb

Latihan Alam MerpaTih universitas brawijaya tahun 2014 kaki ini dilaksanakan di pantai nganteb, bantur kabupaten malang. Pantai nganteb masih tergolong pantai yang baru di buka. Yang biasa kita dengar pasti balai kambang, ngliyep, sendang biru, bajul mati, goa cina. Pantai nganteb jalannya satu arah menuju pantai balai kambang, cuma ketika mau masuk di pantai balekambang,belok ke arah kiri, kurang lebih 5 km.
   Panitia dan peserta berangkat pagi, sekitar jam 8, aku nyusul soalnya ada urusan, juga berangkat bareng sama senior yang bisanya sore. Jam 3 sore baru meluncur ke rumah Mas Dodo, di sana masih cerita cerita dulu, jam 4 baru berangkat. Tapi mampir lagi dulu ke rumahnya mas sony. Jam setengah 5 baru benar-benar menuju pantai nganteb.
Peserta Diklat

Saturday, 14 June 2014

Wahana Ekstrim di Wisata Bahari Lamongan

    Akhirnya setelah beberapa kali ke lamongan, bisa menginjakkan kaki di WBL. WBL yang awalnya terkenal akan tanjung kodoknya, di rubah menjadi sebuah tempat wisata yang sangat menarik dengan lebih 40 wahana. WBL sendiri berada di jalan raya paciran. Aksesnya sangat mudah, tinggal lewat jal tol surabaya-gresik, keluar tol sudah ada penunjuk arahnya. Tapi q mampir dulu di sukodadi, baru le wbl nail motor. Kurang lebih 30 menit perjalanan naik motor dari sukodadi.
    Dan akhirnya tiba juga di WBL. Setelah parkir motor, kita langsung menjumpai pasar wisata. Kita langsung masuk dulu, belanjanya waktu pulang. Harga tiket masuk Rp. 55.000dan Rp. 75.000 untuk hari jumat-minggu dan hari libur. Info yang lain bisa klik disini.   
   sebagai penikmat wahana penantang maut, q beri rating 1 sampai 5. Nanti kalau sempet q tulis juga wahana penantang maut di jatim park. Sebelum ke wahana ekstrim, qt mampir dulu ke wahana yang g bikin sport jantung.
Wisata Bahari Lamongan
Wisata Bahari Lamongan

Sunday, 23 December 2012

Pantai Bajul Mati



Bulan oktober 2012, untuk kedua kalinya harus ke bajul mati lagi. Nemenin fajar ngambil helm yang ketinggalan. Rencananya hari minggu pagi berangkat, tapi hari sabtunya tiba-tiba badan panas, bisa-bisa tidak jadi berangkat. Akhirnya sabtu sore sudah istirahat biar besoknya bisa jalan-jalan , Pantai bajul mati sendiri berada di sumbermanjing wetan, kurang lebih 58 km dari kota malang. Masih satu garis pantai dengan sendang biru dan pantai gua cina. Perjalanan yang di butuhkan kira-kira 2 jam.

Pantai Bajul Mati

Monday, 23 July 2012

Gunung Bromo

Perjalanan Menuju Gunung Bromo

Bromo, untuk kedua kalinya akhirnya aku ke bromo lagi. Karena pernah ke bromo akhirnya aku jadi penunjuk jalan ke bromo. Yang mengusulkan jalan-jalan ke bromo mbak def, mas tomin. Setelah mengajak kesana kemari akhirnya yang jadi berangkat bertambah elsha, topan, asep, dina, mas surya sama temannya. Setelah dirundingkan akhirnya berangkatnya hari jumat malam jam 12.
Rencananya kita akan berangkat lewat jalur nongkojajar. Sebenarnya ada tiga rute unyuk menuju Gunung Bromo. Bisa lewat tumpang, probolinggi, dan nongkojajar. Kita memilih jalur nongko jajar karena jalannya cukup mudah dan tidak terlalu jauh. Sebelum berangkat kupersiapkan dulu ervan biar tidak mogok di tengah jalan. Tapi karena habis di servis tinggal pengecekan terakhir sebelum berangkat saja. Juga kunci-kunci jangan sampai ketinggalan, tekanan ban juga.
Sunrise di Penanjakan Bromo
Sunrise di Penanjakan Bromo



Wednesday, 11 July 2012

Latihan Di Trawas Pacet

  Latihan Alam Di Trawas Pacet


Sedikit cerita bulan lalu, tapi baru sempat kutilis sekarang. Tepatnya tanggal 26-27 mei 2012. Ada pelantikan buat anggota yang beberapa minggu yang lalu ujian kenaikan tingkat. Meskipun tidak ikut pelantikan,tapi aku tetep ikut sekalian jalan-jalan. Rencana awal hanya yang pelantikan saja yang ikut, tetapi ternyata yang berminat sangat banyak. Kira-kira yang berangkat sampai 20 orang. Sehingga perlu perencanaan lebih lanjut, apakah nanti berangkatnya naik motor, naik angkot, nyewa mobil, atau truk.
Setelah di musyawarahkan, akhirnya naik motor, sekalian touring. Mas Yonk mengusulkan agar berangkat malam hari. Karena rencananya acara di mulai hari minggu jam 8 pagi. Berhubung yang ikut banyak, acaranya menjadi dua hari yakni tanggal 26-27 Mei. Tapi, seperti biasa. Ketika mendekati hari H banyak yang mengundurkan diri, dengan alasan yang jelas dan tidak jelas. Akhirnya yang jadi berangkat aku, asep, averus, rizki, mas cahyono, dan adi. Mas dodo, mas mawardi menyusul sore hari. Sedangkan mas yonk berangkat malam.
Tempat pelantikan dan latihan alamnya berada di desa Trawas, Mojokerto. Kalau dari Malang dapat ditempuh melalui cangar, atau lewat pacet. Setelah di rembuk, akhirnya kita berangkat lewat cangar. Karena tidak macet, juga tidak panas karena melewati hutan lindung. Pasti menyenangkan touring melewati hutan.
Kita berangkat jam satu siang. Kumpul di unit terlebih dulu. Setelah semuanya datang akhirnya kita berangkat juga. Jam setengah dua kita memulai perjalanan. Aku sama averus, rizki sama adi, mas cahyono boncengan sama asep. Jarak yang di tempuh kurang lebih 58 km.
Perjalanan baru di mulai, kita sudah bertemu kemacetan di dinoyo sampai landung sari. Karena hari sabtu juga jadi banyak yang mau ke batu. Seharusnya hanya memakan waktu 15 menit biar sampai pendem, tapi kali ini lebih. Kita berhenti untuk mengisi bensin di SPBU pendem, habis ini perjalanan non stop batu-cangar-pacet-trawas. Semoga perjalanan aman-aman saja aamiin.
Setelah dari pendem, perjalanan sudah lancar. Ketika sudah melewati alun-alun, perempatan pertama belok kanan. Yang pernah ke cangar pasti sudah tahu kondisi sekitar menuju cangar. Setelah perempatan di kanan kiri masih banyak perumahan. Juga terdapat yang jualan bunga. Jalan terus kita akan menemukan tempat rekreasi selecta. Selepas selecta jalanan semakin naik terus. Di kanan kiri kita ladang-ladang penduduk terhampar luas. Memandang jauh tampak perbukitan yang berjajar. Hawa dingin mulai berasa brrrr. Sejak dari batu aku di tinggal, maklum ervan jalannya pelan-pelan kalau ditanjakan. Tidak masalah yang penting selamat.
Setelah melewati tanjakan terakhir, kita akan menemukan turunan dan tikungan yang tajam. Habis ini kita sudah sampai si kolam air panas Cangar. Teman-teman yang lain nunggu di sini. Setelah ini perjalanan semakin seru. Kita akan menembus Hutan Raya R.Soeryo. Setelah cangar kita berjalan pelan, sekita 40 km/jam. Jalannya cukup sempit, pas untuk satu truk saja. Di kanan kiri sudah bersentuhan dengan tanaman hutan sepanjang perjalanan. Jalannya juga cukup bagus untuk daerah hutan hehe.
Setelah melewati hutan yang padat, di kanan nampak punggung bukit gunung arjuna. Sungguh pemandangan yang indah. Tapi kalau sedang nyetir motor hati-hati karena keasyikan melihat pemandangan tidak waspada dengan depan kita. Yang di bonceng enak bisa puas melihat pemandangan.
Sekitar satu jam kemudian kita akan menemukan tempat rekreasi. Sepertinya wisata rafting. Setelah itu kita menemukan desa setelah perjalanan panjang di tengah hutan. Pacet masih sekitar 6 km lagi. Menemukan keramaian lagi. Setelah menyusuri jalan selama beberapa menit, ternyata belum sampai tujuan. Kita kira trwas daerah pacet, ternyata masih 10 km lg haha. Setelah melewati turunan, kita mulai naik lagi. Tapi ternyata penginapan yang kita tuju tidak di Trawasnya, 6 km saja dari Pacet.
Undangannya pembukaan di mulai jam 3 sore. Kita sampai jam 4 dikiranya sudah mulai.ternyata kita yang pertama kali datang haha. Foto-foto dulu hehe.

menembus hutan
Nyampai pertama


    

Di trawas tempat kita menginap, terdiri dari 1 rumah dan tanah lapang yang cukup luas. Penginapan ini sepertinya sengaja untuk outbond. Rumah temat kita menginap teriri dari dua lantai. Lantai pertama ada sebuah ruangan yang luas dan kamar. kamarnya juga cukup luas cukup untuk 10 orang. Di lantai satu ini sudah di sediakan kasur busa kecil dan bantal. Kasurnya terbatas tapi bantalnya melimpah ruah.
Pemandangan di depan penginapan sungguh bagus. Di depan berdiri gunung penanggungan yang berdiri sendiri. Sedangkan di kanan terdapat gunung welirang, dibaliknya tentu saja gunung arjuna. Sekitar pukul setengah enam mas Dodo dan mas Mawardi baru datang. Acara di mulai pukul 6. Mas Yonk sendiri baru nyampai sekitar pikul 11 malam. Tidak lewat Cangar, tetapi lewat tretes.
Acaranya tidak perlu diceritakan y hehe. Acara selesai jam 10 pagi hari minggu. Setelah paking kita pulang jam 12. Berbeda dengan waktu berangkat, sejak dari pacet jalannya langsung menanjak. Motor pun masuk gigi 1 terus. Benar-benar di manfaatkan gigi 1. 3 kali motorku tidak kuat nanjak, terpaksa averus turun bentar hehe. Perjalanan pulang tetep di beri suguhan pemandangan yang bagus. Kapan-kapan boleh touring lagi. Sayonara.

INFO:
Akses menuju trawas:
1.      Jika dari arah Malang kita bisa lewat rute Pandaan – Prigen – Trawas.
2.      lewat rute Batu – Cangar – Pacet – Trawas.
3.      Jika ditempuh dari Mojokerto kita bisa lewat rute Pacet – Claket – Trawas.
4.      Mojosari – Trawas.
5.      Jika dari Surabaya kita bisa lewat rute Krian – Mojosari – Trawas.
6.       Sidoarjo – Gempol – Mojosari – Trawas,
7.      Pandaan – Prigen – Trawas. 

Malang, 5 juli 2012


Cap Jempol